Mengasuh anak memiliki tantangan tersendiri, apalagi bagi orang tua yang mengalami perceraian. Biar bagaimana pun, bercerai bisa mempengaruhi psikologis anak yang kurang baik. Pola pengasuhan anak pun menjadi berbeda setelah bercerai. Sedangkan anak tetap harus tumbuh dengan psikologis yang tidak terganggu. Bagaimana menyingkapi hal ini?

Solusi pola pengasuhan anak setelah perceraian

Tips Mengasuh Anak Bagi Orang tua yang Bercerai

Fokus pada masa depan anak

Membahas masa depan anak dapat menumbuhkan hubungan yang sehat setelah perceraian. Datang menghadiri kelulusan putra putri Anda bisa membuat anak tetap nyaman walaupun tahu orang tuanya mengalami perceraian. Cara ini bisa membantu proses pencapaian masa depan si anak yang baik.

Quality time

Seorang anak tidak pernah mau kehilangan waktu berkualitasnya bersama kedua orang tua mereka. Anda bisa mengatur quality time dengan anak, berjalan kemanapun yang disukai, melalui quality time akan membuat orang tua menjadi teman terbaik bagi si anak.

Jangan membebani anak

Saat sedang kesal dengan mantan suami/istri, jangan pernah melampiaskan kemarahan pada anak. Begitu pun dengan curhat kepada anak mengenai perceraian orang tua. Melampiaskan marah atau curhat dapat membebani mereka dengan masalah orang tua. Biarkan anak fokus pada pendidikan dan masa depannya tidak perlu dibebani dengan masalah orang tua karena dengan perceraian saja bebannya sudah cukup berat bagi anak.

Jangan pernah membuat keputusan sendiri

Meskipun Anda dan suami sudah terpisah namun sebaiknya tidak membuat keputusan mengenai anak secara sepihak saja. Anda bisa bicarakan baik-baik dengan mantan suami. Biar bagaimana pun kedua orang tua bertanggung jawab penuh terhadap sang buah hati.

Perceraian bukanlah masalah yang sepele, jangan sampai anak Anda turut menggung beban masalah orang tua yang bisa mempengaruhi psikologis anak. Semoga postingan saya kali ini bermanfaat ya bun.

 

Dibaca 709 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page