Bunda, saat anak terseran virus dan mebuatnya deman pasti sangat mengkhawatirkan yah. sang buah hati yang biasanya ceria dan memenuhi rumah dengan canda tawa tiba-tiba harus terdiam karena sakit. Sebainya sebelum si kecil terserang virus dan membuatnya sakit lebih baik bunda mengantisipasinya dengan dua hal ini.

Asupan Nutrisi dan Istirahat Cukup

Demam, batuk dan juga pilek merupakan keluhan yang paling sering orangtua alami. Batuk dan pilek adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Influenza disebabkan oleh virus Influenzae. Secara umum, influenza memiliki gejala seperti demam, menggigil, ngilu, nyeri otot, hidung mampet, batuk, bersin-bersin dan juga kelelahan yang berlebih. Kemudian dibarengi dengan sakit kepala yang berat, lalu batuk kering, rasa panas pada bagian dada.

Biasanya penyakit influenza ditularkan melalui jalan udara dari batuk dan bersin atau melalui kontak langsung pada permukaan yang memang telah terkontaminasi dengan virus influenza. Penyakit ini nantinya akan sembuh dengan sendirinya setelah tiga sampai lima hari, tentunya juga dibarengi dengan asupan nutrisi dan istirahat yang cukup. Untuk mengurangi resiko infeksi berlebih dikarenakan virus ini yaitu dengan mencuci tangan menggunakan air dan sabun sesering mungkin.

Bunda bisa melakukan langkah-langkah yang sederhana untuk mengatasi demam batuk pilek pada anak. Jika anak terkena demam, Bunda bisa menurunkan suhu tubuhnya dengan memberikan sirup parasetamol yang banyak dijual di pasaran, kemudian kompreslah dengan menggunakan air hangat, bisa juga dengan menaruh ramuan dari bawang merah yang telah dihaluskan dan dicampur dengan minyak telon atau minyak kayu putih di atas kening dan juga dibalurkan pada tubuh.

Jika demam tidak kunjung mereda selama tiga hari atau suhu tubuh anak justru semakin meningkat hingga lebih dari 39o Celcius segelarah untuk mengunjungi dokter. Berilah Anak air putih yang hangat sesering mungkin, hal ini bertujuan untuk mengencerkan dahak agar nantinya mempermudah proses pengeluaran dahak.

Vitamin C Untuk Daya Tahan Tubuh

Jika penyakit ini dimulai dengan batuk-batuk lalu disertai dengan demam, Bunda bisa memberikan obat batuk atau obat penurun panas. Tetapi perlu diingat tidak semua batuk perlu diberikan obat. Terkadang batuk hanyalah sebagai reflek fisiologis dari tubuh untuk pengeluaran lendir dan juga dahak. Pada kondisi seperti ini Bunda tidak perlu memberikan Anak obat, karena nantinya akan hilang sendiri dalam waktu tiga sampai lima hari setelah demam.

Untuk radang tenggorokan berikanlah madu dan air putih. Untuk anak berusia di bawah satu tahun, jangan sekali-kali memberikan madu karena akan menyebabkan keracunan. Lalu, mencuci tangan selain dapat mengurangi infeksi berlebih juga dapat mengurangi penyebaran virus. Kemudian pada pagi hari saat perut si Anak masih kosong berikanlah jus jeruk yang sudah ditambahkan madu dan pada malam hari sebelum tidur, berikanlah sebanyak dua kali dalam satu hari.

Bunda juga bisa mengompres Anak dengan menggunakan kompres hangat pada bagian sekitar hidung, muka, kening dan juga pada bagian dada kurang lebih selama 30 menit sampai satu jam. Terakhir, perbanyaklah asupan air di dalam tubuh Anak, seperti air putih, ASI, air jeruk atau sup hangat. Berikanlah tambahan vitamin C untuk lebih meningkatkan daya tahan tubuh si Anak.

Sumber Artikel Kesehatan

Dibaca 776 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page