Menginjak usia sekitar 2-6 bulan satu di antara lima bulan mengalami kondisi eksim, tapi gangguan ini pelan-pelan akan menghilang saat menginjak usia 6 tahun. Ada beberapa hal yang perlu dan penting bunda ketahui mengenai eksim pada kulit bayi ini.

Apa saja Gejalanya?

Bayi yang mengalami eksim kulitnya cenderung kering, kemerahan, gatal-gatal dan tampak bersisik. Ada pula yang mengalami eksim parah, ditandai dengan kulit pecah-pecah dan borok. Untuk bayi gejala eksim ini biasanya menyerang kulit wajah, terutama di bagian dagu. Kulit kemerahan juga dapat terjadi di bagian belakang telinga, tangan, kaki, dan juga kulit kepala.

Lalu Apa Penyebabnya?

Hingga detik ini belum ada yang tahu pasti apa sebenarnya penyebab eksim pada kulit bayi. Terakhir diketahui karena faktor keturunan dan kondisi asma. Selain itu ada faktor lain yang dapat menjadi penyebab terjadinya eksim seperti :

  • Iritasi karena bahan kimia berbahaya dari sabun detergen, atau sabun mandi
  • Cuaca yang sangat panas
  • Kadar klorin yang tinggi di dalam air mandi
  • Zat adiktif dalam makanan
  • Hewan peliharaan, serbuk sari, dan tungau

eksim, kulit bayi, gejala eksim, penyebab eksim, gangguan kulit bayi

Bagaimana merawat kulit bayi yang terserang eksim?

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat bunda lakukan untuk merawat kulit bayi yang terserang eksim seperti yang disarankan oleh Michele Vogrinec, pakar kesehatan kulit bayi dari Australia :

  • Gunakan sabun mandi dengan pH netral, bebas dari unsur sulfat, pewangi buatan, dan mineral oil.
  • Gunakan air hangat saat bayi mandi dan jangan digosok terlalu kasar, bunda dapat menggunakan spon lembut saat mandi. Dan saat mengeringkan tubuh bayi bunda gunakan handuk lembut, gosok tubuhnya dengan gerakan lembut.
  • Gunakan pelembab khusus bayi untuk menjaga kelembaban kulit.
  • Gunakan popok lembut yang aman bagi kulit pantat bayi, karena jika tidak dapat membuat kulit bayi terutama di bagian pantat atau selangkangan terkena eksim.

Jika kondisi eksim yang dialami cukup parah dan mengganggu aktivitas sehari-harinya, sebaiknya bawa bayi ke dokter untuk mendapat penanganan medis lebih akurat.

Dibaca 416 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page