Bunda, anak sering kali merasa terancam dengan sesuatu hal yang berlebihan dan berfikir hal tersebut akan melukainya. Perasaan taku itu merupakan sebuah fobia. Penyakit ini terjadi karena kenangan buruk akan hal tersebut dalam kehidupannya. Bunda yang baik pasti tahu bahwa setiap yang ditakutkan seorang anak adalah kecemasan. Fobia itu sendiri adalah rasa takut yang berlebihan terhadap suatu hal. Fobia juga sering disebut sebagai gangguan anxietas fobik atau rasa cemas, takut dan was-was.

Nah perlu Bunda ketahui bahwa fobia pada anak ini bisa kita pelajari sejak ia masih berumur dini. Berikut ini adalah delapan jenis fobia yang sering menyerang anak dan membawanya hingga dewasa.

1. Akrofobia

 Jenis yang pertama ini adalah rasa takut yang timbul bila berada ditempat yang tinggi. Jika si kecil mengidap akrofobia, dia merasa semua tempat tinggi, lebih tinggi dari yang sebenarnya. Misalnya tinggi gedung 10meter namun penderita membayangkan tinggi gedung tersebut hingga 100m.

 2. Nikrofobia

Apakah si kecil takut dengan gelap? Bisa jadi anak Bunda menderita penyakit niktofobia. Biasanya anak akan takut jika dalam waktu seketika suasana rumah atau kamar tidurnya mendadak gelap. Mereka akan teriak bahkan menangis dengan histeris, ini karena dalam gelap sang anak membayangkan bahwa akan ada sesosok hantu.

 4. Aerofobia

Nah, jenis yang ketiga adalah aerofobia atau biasa dikenal dengan rasa takut yang berlebihan jika melakukan perjalanan udara atau naik pesawat. Hal ini terjadi karena mungkin si kecil pernah atau dengan tidak sengaja menyaksikan berita di televisi tentang kecelakaan diatas udara.

4. Ofidiofobia

Ofidiofobia adalah rasa takut atau fobia yang paling sering hinggap dianak perempuan. Rasa takut ini karena hewan melata bernama ular. Penderita fobia ini biasanya akan merasa jijik dan mungkin saja merinding dan muntah saat melihat binatang melata ini.

5. Ailurofobia

Fobia yang kelima adalah rasa takut berlebihan dengan seekor kucing. Biasanya anak yang menderita Ailurofobia akan histeris ketika melihat hewan jinak dan manja tersebut.

6. Klaustrofobia

Klaustrofobia adalah rasa takut yang belebihan pada ruangan yang sempit dan tertutup. Penderita akan mulai panik jika menyadari sedang berada dalam ruangan yang tertutup lalu sempit. Gejala yang akan timbul bagi penderita ini beragam seperti, mual, pusing, sesak dan jantung akan berdetak lebih kencang dari biasanya.

7. Pediofobia

Mereka yang mengidap pediofia ini takut sekali dengan boneka. Apakah, si kecil takut dengan boneka? Boneka yang bentuknya lucu dan menggemaskan ternyata juga ikut mengambil peran dalam fobia lho Bunda. Biasannya anak akan langsung melempar boneka yang diberikannya padanya. Ini karena rasa takut bahwa boneka tersebut akan hidup dan melukainya.

8. Arachnofobia

 Fobia yang terakhir adalah Arachnofobia atau lebih dikenal dengan rasa takut yang belebihan pada hewan berkaki delapan yaitu laba-laba. Jika anak memiliki fobia ini dia akan langsung menjerit jika melihat sosok laba-laba tersebut. Bahkan rasa takut ini bisa timbul hanya dengan melihat gambar dan videonya saja. Bayangkan jika si anak melihat langsung, mungkin dia akan menangis histeris Bunda.

 Nah dari delapan jenis fobia di atas, semoga tak ada yang menempel pada buah hati ya Bunda. Jika memang ada, Bunda bisa membimbingnya agar bisa melupakan rasa takutnya yang berlebihan tersebut. Pastikan bahwa saat membimbingnya, sang anak merasa aman dengan dekapan dan belain Bunda yah.

Dibaca 482 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page