Melanjutkan pembahasan tentang larangan memukul anak dalam Islam, apakah yang bagian 1 sudah sempat bunda sharing ke suami, teman dan keluarga? Kalau sudah, alhamdulillah. Kalau belum, berbuat kebaikan gak ada batas waktunya kok, bun. :) Yuk lanjut ke bagian 2.

larangan memukul anak dalam islam

Sabda Rasulullah SAW yang juga sangat menginspirasi tentang berbagai alasan dari larangan memukul anak dalam Islam seperti ini nih, bun, “Anak-anak sebelum sampai baligh maka segala sesuatu yang diperbuatnya daripada kebaikan maka dituliskan untuknya dan kedua orang tuanya. Nah, kalau anak saja sudah mendoakan bunda dan ayah, masa bunda mau mukul si kecil sih. Kan kasihan, bun. :(

Alasan untuk diberlakukannya larangan memukul anak dalam Islam juga dijelaskan dalam H.R. Imam Anas bin Malik R.A. “Dan apa yang diperbuatnya daripada kejahatan maka tiadalah ditulis untuknya dan tidak pula ditulis untuk kedua orang tuanya. Apabila ia telah baligh maka berlakulah yang ditulis itu atasnya segala amal baik dan buruknya”.

Terakhir, bagian terpenting, bun. Hal ini pasti sangat memotivasi siapapun yang sudah tahu tentang larangan memukul anak dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca, mengamalkannya, maka dia akan mendapatkan pahala walaupun sudah tiada”. (H.R. Muslim).

Sharing is caring, bun. 😀

Sumber keharmonisan ibu dan anak.

Dibaca 470 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page