Sebenarnya niat bunda baik kan, membantu si kecil agar cepat berjalan. Bunda melakukan hal tersebut karena belum tahu bahayanya baby walker. Salah satu akibat logisnya yaitu menghambat perkembangan motorik anak. Sejauh manakah bahayanya baby walker?

bahaya baby walker

Bahaya yang pertama sederhana aja deh, bun. Anak jadi cepat bergerak dari yang seharusnya dan bahkan lebih cepat dari reaksi orang tua. Makanya baby walker seringkali menyebabkan anak jatuh meluncur ke bawah tangga, masuk ke kolam.

Bahaya lainnya adalah banyak orang tua berpikir kalau baby walker membantu anak cepat berjalan. Yakin? Kalau untuk bergerak, anak hanya perlu menggunakan sebagian serabut motorik otot kaki. Misalnya, menggerakkan ujung jari, mengandalkan otot betis. Supaya bisa berjalan dengan benar dan lancar, anak hanya perlu melatih otot paha dan pinggul. Bahayanya, hal ini tidak terjadi ketika anak dibiasakan menggunakan baby walker.

Paling bahayanya yah, bun, anak jadi malas belajar jalan karena terbiasa pakai baby walker. Kenapa? Karena kalau ia memakai baby walker, ia berjalan dengan memiliki tumpuan. Kalau berjalan dengan kedua kakinya, ia melangkah tanpa tumpuan pada benda apapun. Jadi kalau ia sering jatuh, akan kapok, ketakutan dan jadi malas belajar jalan.

Ketahui juga 5 langkah melatih anak berbicara.

Sumber tentanganak.info

Dibaca 677 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page