Satu lagi hal yang perlu diwaspadai pada tumbuh kembang anak adalah kelebihan berat badan atau obesitas. Penyakit ini bukan hanya diderita orang dewasa saja lho bunda, anak bunda juga bisa kena obesitas. Jika obesitas terjadi pada orang dewasa, biasanya akan lebih mudah ditangani dari pada anak-anak. Itu karena orang dewasa memiliki kepekaan atau kesadaran akan ketidaknyamanan jika bobot mereka bertambah.

Beberapa penelitian terhadap anak juga mambenarkan akan hal ini. Anak yang terserang atau mengidap penyakit obesitas akan lebih sulit dikontrol karena mereka cenderung memakan apa saja yang mereka sukai tanpa tahu akibat yang akan timbul. Obesitas pada anak bukan hanya mempengaruhi fisik saat mereka tumbuh dewasa tetapi akan ikut mempengaruhi mental dan prilaku mereka.

Dengan beragam dampak buruk pada anak jika ia mengalami obesitas sebaiknya dapat membuat para orang tua lebih teliti akan makanan dan minuman yang dikonsumsi sang anak. Ada baiknya jika Bunda menanamkan padanya akan bahaya obesitas sejak dini. Agar tumbuh kesadaran tinggi akan bahayanya.

Tips Mencegah Obesitas pada anak :

  1. Atur pola makannya dengan baik, terlebih untuk porsi makannya yakni jangan terlalu berlebih maupun kurang.
  2. Pilihlah menu sehat dengan tampilan menarik sehingga mereka akan tertarik untuk menyantapnya.
  3. Batasi konsumsi makanan cepat saji.
  4. Perbanyak buah serta sayur di dalam menu makanannya.
  5. Monitor asupan makanan anak setiap harinya.
  6. Untuk kegiatan di luar rumah, misal di sekolah, biasakan untuk membawa bekal dari rumah.
  7. Ajak anak untuk berolahraga bersama secara rutin setiap pagi dan pilih olahraga yang menyenangkan.

Namun jika hal diatas telah dilakukan, namun anak bunda masih saja mengalami masalah kelebihan berat badan, ini solusinya :

  1. Selalu siapkan sarapan sehat, misalnya menu semangkuk sereal dengan susu rendah lemak yang di kombinasi dengan buah-buahan segar. Bubur ataupun roti gandum juga dapat menjadi menu sarapan sehat.
  2. Ganti konsumsi minuman bersoda dengan jus segar, misal jus apel, jeruk, anggur, dan sebagainya.
  3. Kurangi porsi makannya, namun jangan terlalu berlebihan, sesuaikan dengan kebutuhan tubuh si kecil.
  4. Untuk menu makan malam, pilihlah yang sehat dan rendah kalori, misalnya salad.
  5. Ajak buah hati melakukan aktivitas olahraga yang lebih intens namun tetap menyenangkan.

Sumber

Dibaca 444 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page