Semua orang tua selalu menginginkan buah hati mereka lahir dan berkembang secara baik dan normal. Namun, apa daya ketika tuhan berkehandak lain dan memberikan bunda cobaan dari anak yang terlahir tak normal. Tapi ini tak boleh menjadi kebahagiaan yang tak diharapkan ya Bunda. Buah hati yang lahir tetaplah seorang malaikat penyejuk yang akan menyanyangimu secara tulus dan mengurusmu kelak.

Nama gadis kecil ini adalah Maisy Keetch, usianya 7 tahun. Sejak bayi, Maisy menderita penyakit langka bernama epidemolisis bulosa. Kondisi tersebut membuat kulit Maisy sangat sensitif. Dia tidak bisa mendapat sentuhan apalagi pelukan dari bundanya. Jika kulit tubuhnya tersentuh atau dipeluk, akan muncul ruam-ruam merah dan berubah seperti bekas luka bakar.

Semua orang suka dipeluk, apalagi bayi dan balita, mereka pasti merasa nyaman dan hangat saat dipeluk oleh sang Bunda. Tetapi lihatlah balita cantik ini, dia tidak bisa menikmati hangatnya sebuah pelukan. Karena kondisi penyakit langka yang tak diidapnya, setiap pelukan yang dia terima akan terasa sangat menyakitkan.

citacita-bunda-Maisy Keetch, gadis manis yang malang-1

Kondisi ini tentu sangat menyakitkan, apalagi bagi Maisy yang masih kecil dan aktif bergerak. Sang ibu harus berhati-hati saat Maisy bergerak dan bermain dengan teman-temannya, karena sedikit sentuhan kecil akan menyebabkan ruam merah berbentuk luka bakar yang membuat gadis cilik akan merasa sangat sakit dan panas pada kulitnya.

Setiap pagi, Maisy akan mendapat bekas ruam baru pada kulitnya karena gesekan, pada saat seperti itu, maisy akan menangis dan menjerit karena kesakitan. Seiring berjalannya waktu dan dewasa, Maisy semakin menyadari bahwa kondisi kulitnya berbeda dengan anak-anak lain.

Bunda yang begitu sabarnya terus menguatkan puti tercintanya ini dengan kata-kata positif yang membantu kepercayaan diri sang anak tumbuh besar. Sang Bunda mengatakan sangat sedih mendengar buah hatinya bertanya tentang kondisi yang dideritanya ini. Maisy bertanya mengapa kulit teman-temannya halus, tidak seperti kulitnya. Sang bunda dengan halus menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan, dan Maisy tetap cantik walaupun kondisi kulitnya berbeda dengan teman-temannya. Tidakkah bunda memang harus terus membantu anaknya untuk tetap berfikir positif? Karena bunda adalah segalanya!

Dibaca 563 kali

Yuk Di-shareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on TumblrPin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page